Makanan kita Berbahaya

Jaman sekarang ini, karena kesibukan dan tumbuhnya budaya praktis telah membuat kita tidak begitu peduli dengan makanan yang kita makan. Padahal sisa makanan yang tertahan didalam usus kita saja sudah cukup berbahaya, ditambah dengan makanan yang kita makan ternyata juga cukup berbahaya.

Nasi yang merupakan bahan makanan pokok orang Indonesia, berasal dari padi yang ditanam dengan taburan pupuk kimia dan semprotan pestisida. Penggunaan pupuk kimia dan pestisida semakin lama semakin meningkat, karena lahan yang menggunakan pupuk kimia cenderung semakin berkurang kesuburannya, dan hama tanaman yang dibasmi dengan pestisida semakin lama cenderung semakin kebal. Sehingga mau nggak mau penggunaan pupuk kimia dan pestisida semakin lama semakin meningkat. Celakanya bahan-bahan kimia tersebut masuk kedalam padi yang pada akhirnya menjadi nasi yang kita makan.

Dan seperti kita bersama tahu, bahwa penggunaan bahan kimia hampir tidak bisa dipisahkan dengan penggolahan pertanian, perkebunan dan peternakan.

Makan sayur-sayuran hijau mentah, sebenarnya merupakan suatu kegiatan yang bagus, karena kita tidak banyak kehilangan vitamin dibanding jika makan sayuran yang sudah dimasak, apalagi kalau masaknya terlalu lama. Tapi tahu nggak berapa banyak pupuk kimia yang terserap oleh sayuran tersebut dan berapa banyak pestisida yang menempel pada sayuran tersebut.

Hasil pertambakan dan peternakanpun tak luput dari penggunaan bahan kimia. Karena untuk mempercepat masa panen, mempercepat pertumbuhan, maka hormon pertumbuhan digunakan, bahkan pada prakteknya ada beberapa peternak yang menggunakan pupuk kimia pada campuran makanan ternak mereka.

Jadi ya nggak mengherankan jika anak-anak sekarang tumbuh begitu cepat, bahkan melebihi umurnya. Anak-anak perempuan sudah mulai yang banyak mengalami menstruasi lebih cepat dibanding masa ibunya dahulu. Memang ada yang beranggapan bahwa gizi anak-anak sekarang lebih bagus dari pada gizi yang diperoleh orang-orang jaman dulu. Tapi kalau mau jujur, berapa banyak sih orang sekarang yang benar-benar memperhatikan masalah gizi?. Karena pada kenyataannya, sekarang juga banyak orang yang berpenyakit lebih cepat dari umurnya. Bayangkan saja anak-anak muda yang berumur kurang dari 30 tahun sudah banyak yang mengalami kolesterol tinggi, asam urat tinggi, diabetes, bahkan stroke .

Makanan siap saji (instan) yang banyak tersimpan dilemari makan kita, tidak bisa lepas dari bahan kimia pengawet. Makanan yang menarik, dengan warna-warni yang menyenangkan hati, menggoda kita untuk mencicipi, apakah tidak mengandung bahan pewarna yang berbahaya?.

Dan minuman segar yang manis dengan aroma yang nikmat, apakah kita yakin tidak mengandung pemanis buatan dan esence pemberi rasa buatan?.

Kira-kira berapa banyak jeruk yang harus diperas untuk membuat sirup rasa jeruk yang enak dan murah?

Kalau dipikir-pikir lalu kita mau makan apa nih?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: